Pendidikan dan pelatihan penilaian usaha/bisnis

penilaianPendidikan dan pelatihan penilaian usaha akhir-akhir menjadi semakin diperlukan mengingat perkembangan dunia penilaian yang menempatkan obyek penilaian yang semula masuk kedalam ranah penilaian properti belakangan ini diubah masuk ke dalam ranah penilaian usaha. Penilaian kebun, hotel, hutan, tambang yang semula termasuk ke dalam penilaian properti maka saat ini berubah menjadi penilaian bisnis.

Penilaian bisnis sekarang ini tidak saja penting bagi sektor swasta, namun sektor pemerintah juga sudah menggalakkan pendidikan dan pelatihan penilaian bisnis. Di lingkungan Ditjen Pajak misalnya, petugas juru sita pajak dan pemeriksa pajak juga harus mampu menilai sekuritas yang mungkin dimiliki oleh wajib pajak yang tidak patuh dan masih mempunyai utang pajak atau dalam kaitannya dengan restitusi dimana pemeriksa pajak harus melakukan pemeriksaan terhadap laporan pajak dari wajib pajak. Dalam jadual diklat di lingkungan Pusdiklat Pajak sudah dikembangkan silabynya secara lengkap dan sistematis. Demikian juga di Pusdiklat Perimbangan Keuangan sudah routin dilaksanakan.

Karena dalam melakukan penilaian bisnis penilai banyak bekerja dengan laporan keuangan sehingga yang mempunyai latar belakang pendidikan akuntan akan lebih diuntungkan karena lebih mudah dalam belajar penilaian bisnis. Namun demikian, karena dalam penilaian bisnis dikenal adanya pendekatan neraca/aset sehingga yang pernah belajar penilaian properti juga mendapatkan keuntungan dalam belajar penilaian bisnis.

Perlu disadari bahwa penilaian usaha itu merupakan kegiatan yang berawal dari corporate action (tindakan perusahaan) seperti akuisi,merger, spin off dsb. yang kemudian berlanjut dengan corporate finance, maka dalam diklat penilaian usaha sebaiknya dilengkapi dengan materi-materi itu.

Adapun referensi yang ada antara lain adalah buku Penilaian Usaha yang ditulis oleh penulis sendiri (Agus Prawoto) dan ada juga buku lain yang ditulis oleh Saiful M Ruki. Diklat penilaian bisnisdibagi kedalam diklat dasar dan diklat lanjutan yang banyak diisi dengan latihan penilaian perusahaan yang berbeda seperti perusahaan manufakturing, perusahaan pertambangan, perusahaan jasa dan perusahaan jasa keuangan.

Untuk informasi pelatihan lebih lanjut, KLIK DISINI